Beritadetik.id – Penetapan Desa Loleo Jaya, Gorua Utara, dan Desa Maba di Kecamatan Morotai Utara oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia sebagai kawasan Kampung Nelayan mendapat apresiasi tinggi dari Anggota DPRD Kabupaten Pulau Morotai, Yafet Sidigol. Legislator asal Daerah Pemilihan (Dapil) Morotai Timur-Utara tersebut menilai penetapan ini sebagai wujud nyata hadirnya negara dalam memperkokoh sektor kelautan dan perikanan yang menjadi fondasi utama perekonomian masyarakat pesisir.
Yafet menegaskan bahwa penunjukan status tersebut bukan sekadar legalitas formal di atas kertas, melainkan bentuk intervensi kebijakan strategis yang membawa dampak transformatif bagi kesejahteraan nelayan lokal.
“Sebagai wakil rakyat, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada KKP. Program Kampung Nelayan ini menghadirkan asas manfaat yang konkret, mulai dari modernisasi sarana-prasarana penangkapan ikan, revitalisasi infrastruktur, hingga penciptaan simpul-simpul ekonomi baru. Muaranya adalah penataan kawasan yang terintegrasi dan peningkatan taraf hidup nelayan secara berkelanjutan,” ujar Yafet Sidigol dari Fraksi PDI Perjuangan, Jumat (11/9/2026).
Guna memastikan program berjalan optimal di lapangan, Yafet menggarisbawahi krusialnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan lokal. Ia mengharapkan adanya langkah nyata dari pemerintah daerah dalam mengawal implementasi program tersebut secara akuntabel.
“Keberlanjutan program ini menuntut tata kelola yang akuntabel. Kami sangat mengharapkan intervensi Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai melalui pembinaan berkesinambungan, integrasi program pemberdayaan, serta pendampingan teknis bagi para nelayan,” tambahnya.
Di samping itu, Yafet turut mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk menyambut baik serta mempermudah segala proses administratif terkait penetapan kawasan tersebut. Ia menyambut positif antusiasme Pemerintah Desa dan masyarakat setempat yang mendukung penuh penetapan status baru ini.
“Berdasarkan konfirmasi dari Kepala Desa Loleo Jaya, masyarakat bersiap penuh dan menyambut hangat penetapan ini. Mari kita jaga, rawat, dan optimalkan seluruh fasilitas yang dibangun kelak. Rasa memiliki (sense of belonging) dari masyarakat adalah kunci mutlak agar kemanfaatan Kampung Nelayan ini tereskalasi hingga generasi mendatang,” imbaunya.
Sebagai legislator yang konsisten mengawal aspirasi masyarakat pesisir di parlemen, Yafet menegaskan komitmennya untuk terus memformulasikan kebijakan berorientasi kerakyatan demi memaksimalkan potensi maritim di wilayah Morotai Timur dan Utara. (*)
















