Beritadetik.id – Seorang pelajar berusia 16 tahun, Faujan M. Saleh, ditemukan meninggal dunia dalam keadaan tergantung di rumahnya di Desa Cucumare, Kecamatan Morotai Selatan Barat, Kabupaten Pulau Morotai, pada Senin pagi sekitar pukul 08.30 WIT. Korban pertama kali ditemukan oleh kakeknya sendiri.
Menurut keterangan saksi mata, Amin Sayalaha, kakek korban, sekitar pukul 07.30 WIT ia berada di rumah. Saat itu, Amin sedang duduk di ruang tamu merokok. Setelah selesai, ia beranjak menuju kamar korban.
“Untuk membangunkan Faujan agar segera mandi dan bergegas pergi ke sekolah dikarenakan korban Faujan baru memasuki bangku SMK,” ungkap Amin pada Senin (7/7/2025).
Setibanya di kamar, Amin mendapati Faujan sudah dalam keadaan tergantung, dengan posisi satu kaki di atas kursi dan kaki lainnya berpijak di lantai.
“Saya melihat hal kejadian tersebut saya kaget dan panik sehingga saya tidak berani melakukan tindakan kemudian saya bergegas memanggil Ibu Mariani selaku Kakak Korban yang mana rumah kakak korban bersebelahan dengan rumah korban,” tuturnya.
Amin bersama Ibu Mariani kemudian bergegas memanggil warga sekitar untuk membantu mengangkat korban. Setelah diangkat dan diperiksa, kondisi Faujan sudah tidak bernafas dan dinyatakan meninggal dunia.
“Serta korban Faujan mengeluarkan cairan berupa air seni,” terang Amin.
Amin Sayalaha menambahkan bahwa korban terlihat gelisah sejak kemarin hingga malam sebelum kejadian, tidak seperti biasanya. Korban dikenal sebagai pribadi yang pendiam dan kurang bergaul, lebih sering menghabiskan waktu di rumah.
Diduga, korban memiliki masalah yang dipendam dan tidak diceritakan kepada keluarga, terlihat dari gerak-gerik korban yang gelisah dan murung sebelum peristiwa terjadi.
Barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian adalah seutas tali jemuran. Pihak keluarga menduga korban meninggal karena bunuh diri. Pemakaman Faujan rencananya akan dilaksanakan hari ini, sambil menunggu kehadiran anggota keluarga lainnya.(red)
Editor : M. Bahrul Kurung









