Marak Kebakaran Lahan, Satpol-PP Morotai Imbau Warga Tak Bakar Sampah Sembarangan

Beritadetik.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Pulau Morotai terus bersiap sigap merespons maraknya insiden kebakaran lahan yang terjadi di sejumlah wilayah dalam kurun waktu satu bulan terakhir.

Kasatpol-PP Kabupaten Pulau Morotai, Akri Yuti Wijaya, menegaskan bahwa penanganan pemadaman api di berbagai titik lokasi terus dilakukan secara cepat dan terukur. Langkah ini diambil guna mencegah meluasnya kobaran api, terutama yang berada di dekat pemukiman warga.

“Sudah kurang lebih satu bulan ini banyak laporan yang masuk terkait kebakaran di lahan warga dan area perkebunan. Kami selalu bergerak melakukan pemadaman api,” ungkap Akri saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya, Rabu (19/8/2026).

Bacaan Lainnya

Akri menjelaskan, pihaknya selalu menindaklanjuti setiap laporan masyarakat yang masuk melalui berbagai kanal, baik via media sosial, penyampaian lisan, maupun laporan resmi.

​Berdasarkan data penanganan terbaru dari pihak Satpol-PP Morotai, sejumlah insiden kebakaran lahan berhasil ditangani dengan response time (waktu tanggap) cepat sekitar 5 hingga 10 menit ke lokasi kejadian:

• ​Minggu, 16 Agustus 2026 Kebakaran lahan skala cukup besar melanda tiga titik sekaligus, yaitu area Lapangan Pesawat, Army Dock, dan Desa Pandanga (belakang Cafe Irama). Total luas area yang terbakar mencapai 11 hektar dan menghabiskan 7 tangki air pemadam.

• ​Selasa, 18 Agustus 2026 Terjadi tiga peristiwa kebakaran lahan:

1. ​Kilometer 5: Terjadi pukul 10:00 WIT, area terbakar sekitar 100 meter (berhasil dipadamkan pukul 10:42 WIT).

2. ​Depan Kantor Bupati / Mako Brimob: Pukul 14:55 WIT, area terbakar 100 meter (selesai pemadaman pukul 15:25 WIT).

3. ​Belakang Monalisa Baru (Desa Gotalamo): Terjadi pukul 22:49 WIT, memadamkan lahan seluas 100 meter.

• ​Rabu, 19 Agustus 2026 Belakang Monalisa Baru (Desa Gotalamo): Pukul 10:50 WIT, kembali dilaporkan kebakaran lahan seluas 150 meter dekat pemukiman warga. Petugas bergerak cepat (response time 5 menit) dan api berhasil ditangani mulai pukul 11:00 WIT.

Catatan: Dari seluruh rangkaian insiden tersebut, dipastikan tidak ada korban jiwa maupun kerugian harta benda.

​Mengingat kondisi cuaca yang cukup panas dan kering akhir-akhir ini, Akri mengimbau seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Pulau Morotai agar senantiasa waspada dan tidak melakukan tindakan yang memicu timbulnya titik api.

“Kami menghimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dengan cuaca panas saat ini. Jangan membuang puntung rokok sembarangan, serta hindari membakar sampah dalam kapasitas besar di sekitar area pemukiman karena hal itu sangat berpotensi memicu kebakaran meluas,” tegasnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *