Sekda Halut Wakili Bupati Hadiri Ground Breaking Jembatan Garuda di Kao Barat

Beritadetik.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Utara, Drs. E. J. Papilaya, mewakili Bupati Halmahera Utara menghadiri kegiatan video conference ground breaking pembangunan Jembatan Garuda yang berlokasi di Desa Tobulamo dan Desa Takimo, Kecamatan Kao Barat, Rabu (2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Negara Hadir Untuk Rakyat Melalui Karya Bakti TNI-AD” ini dilaksanakan di wilayah Kodim 1508/Tobelo dan terhubung secara virtual dengan Pangdam XV/Pattimura yang diwakili oleh Kapoksahli Kodam XV/Pattimura, Brigjen TNI Julius Jolly Suawa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Halmahera Utara Cristina Lesnussa, Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf. Alex Donald M. L. Gaol, Kapolres Halmahera Utara AKBP Erlichson P., unsur Forkopimda, pimpinan OPD, serta tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, dan personel TNI dengan total peserta sekitar 150 orang.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutan Pangdam XV/Pattimura yang dibacakan oleh Brigjen TNI Julius Jolly Suawa, disampaikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari program pemerintah pusat dalam meningkatkan konektivitas wilayah serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat agar pembangunan dapat berjalan dengan aman, lancar, dan tepat waktu.

Sementara itu, Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf. Alex Donald M. L. Gaol menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program nasional yang diinisiasi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dengan target pembangunan sekitar 7.000 jembatan di seluruh Indonesia.

Untuk tahap awal di Kabupaten Halmahera Utara, akan dibangun tiga jembatan di Desa Takimo dan Desa Tobulamo berdasarkan usulan pemerintah daerah dan aspirasi masyarakat.

Pembangunan tersebut ditargetkan selesai dalam waktu dua bulan.

Mewakili Bupati Halmahera Utara, Sekda E. J. Papilaya menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan TNI atas dukungan pembangunan infrastruktur tersebut.

Ia menyebutkan bahwa kehadiran jembatan ini akan sangat membantu mobilitas masyarakat serta memperlancar distribusi hasil pertanian.

“Dengan adanya jembatan ini, masyarakat dapat melintas menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Ini akan mempercepat aktivitas ekonomi, termasuk pengembangan komoditas kelapa dan pala,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersamaan dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya demi menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.

Kegiatan dilanjutkan dengan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan serta penyerahan bantuan sembako kepada masyarakat setempat.

Seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan lancar hingga pukul 12.00 WIT.

Pembangunan Jembatan Garuda diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antar desa, mempermudah akses transportasi, mendukung kegiatan pendidikan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kecamatan Kao Barat dan sekitarnya.(mik).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *