Tingkat Kerusakan di Loloda Sangat Darurat, Direktur BNPB: Perlu Dibantu

Beritadetik.id – Direktur Pengembangan Strategi Penanggulangan Bencana BNPB RI, Nadhira Seha Nur terkejut melihat langsung besarnya dampak bencana banjir yang melanda wilayah Kecamatan Loloda, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara.

Mantan Ketum Kohati PB HMI itu menyatakan bahwa, tingkat kerusakan di Kecamatan Loloda, akibat banjir dan tanah longsor sangat parah.

“Luar biasa tingkat kerusakannya. Mulai dari gardu listrik hingga akses jalan sangat darurat. Selain itu, saya lihat ada dua jembatan (Rusak) yang pakai kayu kelapa. Jadi, itu perlu dibantu,” kata Nadhira, ketika diwawancarai Beritadetik.id usai rapat evaluasi penanggulangan bencana banjir dan tanah longsor Halmahera Barat pada Senin (26/1/2026).

Bacaan Lainnya
Iklan IWIP
IMG-20241011-WA0008
previous arrow
next arrow

Nadhira mengatakan bahwa, Pemerintah Pusat melalui BNPB RI telah mengirim bantuan tambahan logistik dan peralatan bagi korban bencana banjir dan tanah longsor di Halbar.

“Untuk bantuan logistik dan peralatan sudah menuju kesini lagi, mungkin hari ini atau besok (Bantuan tambahan tiba). Pokoknya ada penambahan bantuan,” ungkap Nadhira.

Sebelumnya, Nadhira Seha Nur bersama Bupati Halbar, James Uang meninjau lokasi pos pengungsian masyarakat Totala Jaya yang berada di Desa Kedi, Kecamatan Loloda pada Sabtu pekan kemarin.

Mereka juga meninjau lahan yang bakal menjadi titik relokasi warga yang desanya terdampak banjir dan tanah longsor.

Kehadiran Direktur BNPB RI dan Bupati James itu di dampingi langsung oleh Kadis Pariwisata Halbar, Kepala BKAD, Kadinkes Halbar, Kadis Sosial, Kadis PUPR, Kadis DLH, para Camat serta peneliti dari Kampus Unkhair Ternate. (pte).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *