Beritadetik.id – Suasana khidmat dan penuh sukacita membungkus Desa Bido, Kecamatan Morotai Utara, pada Selasa (16/12/2025). Tepat pukul 16.40 WIT, Pemerintah Daerah (Pemda) Pulau Morotai menggelar agenda peresmian Gereja GPDI (Gereja Pantekosta di Indonesia) Jemaat El-Shamma Bido sekaligus perayaan Natal Pemda Tahun 2025.
Acara yang dipusatkan di gedung gereja baru tersebut mengusung sub-tema strategis: “Natal Menggerakkan Pemerintah dan Masyarakat Pulau Morotai Bersinergi Mewujudkan Daerah Yang Unggul, Adil, dan Sejahtera.”
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua, didampingi Wakil Bupati Rio Christian Pawane. Turut hadir Ketua Majelis Daerah GPDI Maluku Utara, Pdt. Heri Mangadil, serta jajaran Forkopimda yang diwakili oleh Dandim 1514/Morotai Letkol Arh. Masykur Akmal, perwakilan Danlanal, Danlanud, Kapolres, dan Kajari Kepulauan Morotai.
Sekretaris Daerah Muhammad Umar Ali beserta para pimpinan OPD dan sekitar 100 tamu undangan dari unsur majelis dan masyarakat turut menjadi saksi sejarah peresmian rumah ibadah tersebut.
Dalam sambutannya, Ketua Majelis Daerah GPDI Maluku Utara, Pdt. Heri Mangadil, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Daerah. Mengutip kitab 1 Korintus 3:16, ia mengingatkan bahwa gereja fisik adalah sarana untuk membangun “Bait Allah” dalam diri setiap manusia.
“Gereja bukan sekadar gedung megah, tapi pusat pembinaan rohani dan pelayanan kasih. Saya sangat mengapresiasi Bapak Bupati yang telah menjadi pengayom bagi semua keyakinan di Morotai, layaknya kisah Nehemia yang dibantu raja dalam membangun Bait Allah,” ujar Heri.
Ia juga mengajak jemaat berempati dan mendoakan saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah bencana di wilayah Sumatera.
Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua, dalam pidatonya menekankan bahwa kehadiran gedung gereja yang representatif harus menjadi motor penggerak perubahan karakter masyarakat.
“Keberhasilan pembangunan daerah tidak bisa dicapai sendirian, butuh kolaborasi. Nilai Natal seperti kasih, kejujuran, dan tanggung jawab harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari untuk mewujudkan Morotai yang unggul dan adil,” tegasnya.
Bupati menambahkan bahwa perayaan Natal kali ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat komitmen pemerintah dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di Pulau Morotai.
“Pemerintah berkomitmen menjamin kebebasan beribadah dan merawat toleransi sebagai modal utama pembangunan daerah,” pungkasnya sebelum menutup dengan ucapan selamat Natal kepada seluruh umat Kristiani.
Acara berlangsung dengan tertib dan penuh kehangatan, menandai langkah baru bagi Jemaat GPDI El-Shamma Bido dalam melayani masyarakat dan mendukung visi besar Kabupaten Pulau Morotai.(red)











