Beritadetik.id – Bupati Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, Rusli Sibua, meminta para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morotai untuk menunjukkan kinerja yang lebih baik dan mengedepankan hubungan yang harmonis dengan staf.
Permintaan tegas ini disampaikan Bupati dalam apel pagi di halaman kantor Bupati, Senin, 13 Oktober 2025.
“Begitu jadi kepala dinas harus baik-baik dengan staf, saya kalau angkat pejabat saya tanya dulu, tidak sesuka hati,” ungkap Rusli Sibua.
Ia menambahkan bahwa karirnya sendiri bisa berjalan baik karena bersikap baik namun tetap tegas ketika diperlukan, serta selalu melaksanakan perintah bupati.
Bupati Rusli juga mengingatkan para pejabat mengenai prinsip berbagi rezeki dengan staf dan pentingnya laporan kerja yang transparan.
“Ketika ada rezeki harus berbagi dengan staf jangan makan sendiri, semua harus ada laporan,”imbuhnya.
Ia menegaskan, jabatan kepala dinas sangat diminati, sehingga pejabat harus bekerja dengan sungguh-sungguh dan mendengarkan masukan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Bupati menyoroti adanya masalah serius terkait wewenang. Ia secara khusus melarang kepala dinas untuk tidak sewenang-wenang mengubah Surat Keputusan (SK) Bupati.
“Kemarin ada soal kepala dinas, jangan lagi kepala dinas mengubah-ubah SK Bupati,”tegasnya.
Fokus utama Pemkab saat ini adalah pembenahan pelayanan kesehatan di masyarakat. Bupati berharap pelayanan ini harus diperbaiki agar semakin baik, sehingga tidak lagi terlalu banyak warga yang harus dirujuk ke Tobelo atau Ternate.
Terkait pemindahan pegawai, Bupati juga meluapkan kekecewaannya terhadap oknum Kabid Kesehatan yang kerap memindah-mindahkan pejabat tanpa alasan yang jelas.
Mengingat jumlah pegawai terbanyak ada di sektor pendidikan dan kesehatan, ia berpesan agar pejabat memindahkan dan mengatur pegawai dengan baik.
“Kasi kesejahteraan, jangan pangkas segala macam, tidak boleh, supaya betul-betul menempatkan sesuai kebutuhan,” imbuhnya.
Di akhir amanatnya, Rusli Sibua menekankan bahwa Kepala Dinas harus kerja keras berdasarkan prestasi kerja. Meskipun seseorang dinilai pandai, ia mengingatkan bahwa kerja sama dengan staf adalah kunci.
“Walaupun pandai tapi kalau tidak bisa kerja sama dengan staf, jabatan pendek, tidak lama,” tutupnya, memberikan peringatan bahwa jabatan akan singkat jika tidak didukung oleh kinerja tim yang solid.(*)











