Beritadetik.id – PT Natural Indococonut Organik (PT Nico) yang beraktifitas di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, merupakan langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah komoditas kelapa lokal.
Inisiatif ini sebagai bentuk nyata kontribusi terhadap kemajuan ekonomi masyarakat, khususnya petani kelapa serta sudah membuka peluang lapangan pekerjaan bagi masyarakat di Halmahera Utara dan sekitarnya.
Tujuan utama pendirian industri ini adalah untuk membuka peluang kerja dan menciptakan stabilitas harga kelapa, juga mendorong peningkatan pendapatan daerah yang pada akhirnya dapat menunjang pembangunan kabupaten Halmahera Utara yang bisa dinikmati oleh masyarakat secara luas.
Diketahui saat ini PT Nico telah mempekerjakan sekitar 2.300 karyawan yang bekerja di pabrik, di mana lebih dari 80% adalah karyawan lokal. Ini belum termasuk sekitar 300 karyawan di tiap pancang.
karyawan lokal di Industri PT Nico ini juga banyak yang menempati posisi-posisi penting dalam jabatannya.
Seperti l, Vanessa Supit salah satu karyawan saat ini ia menempati posisi sebagai Operation pelatihan terhadap karyawan untuk meningkatkan kapasitas pekerja.
“Pastinya senang bisa dipercayakan PT Nico, untuk saya bisa kerja dan diberikan jabatan sebagai operation pelatihan kepada karyawan,” jelas Vanessa, saat kepada awak media Rabu (13/8).
Selain itu, Roi yang juga merupakan karyawan lokal asal Desa Wosia juga menempati posisi sebagai staf Departemen maintenance.
“Kehadiran Industri PT Niko sangat besar dampaknya terhadap peningkatan ekonomi masyarakat lingkungan sekitar industri,” ucap Roi.
Tak hanya itu, menariknya lagi ada salah satu karyawan asal Desa Kupa-kupa yang bernama Hitman juga sebagai ahli ilmu teknologi di industri PT Nico.
Hitman juga mengatakan hal yang sama bahwa kehadiran PT Nico sangat berdampak positif terhadap masyarakat sekitar. Pasalnya, sebelum adanya PT Nico masyarakat Desa Kupa-kupa sebagian besar hanya sebatas bertani dan nelayan dimana pendapatan ekonominya sangat kecil.
Denhan hadirnya industri PT Nico ini, masyarakat banyak membuka usaha UMKM seperti warung kopi dan warung makan. sehingga memberikan nilai ekonomi tambahan untuk kebutuhan keluarganya.
Sementara itu, agar lebih banyak membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Halmahera Utara, PT Nico juga telah mulai membangun pancang sampai dengan akhir tahun ini sebanyak 40 pancang yang tersebar di Halmahera Utara. Sehingga dapat menyerap tenaga kerja yang dibutuhkan sekitar 15.000 karyawan.
Kehadiran PT Nico juga mendorong para petani untuk melakukan peremajaan pohon kelapa yang tidak produktif serta memanfaatkan lahan-lahan kosong agar dapat ditanami kelapa.
slsaat ini, Industri yang mengelola bahan baku utama dari kelapa ini, telah memproduksi beberapa produk turunan seperti kokonut Milk, coconut Water, coconut kream, coconut powder, coconut oil dan beberapa produk lainnya.
Proses industri ini telah menggunakan mesin yang sangat modern sehingga kwalitas dari hasil produksinya telah diekspor ke beberapa negara di Asia, Amerika dan eropa.
Selain fokus pada peningkatan ekonomi dan ketahanan komoditas, PT Nico juga menegaskan komitmen terhadap kepatuhan regulasi, baik dari pemerintah pusat maupun daerah.(mik/red).











