Pemkab Halbar Butuh Penambahan Kapasitas dan Infrastruktur Internet, Begini Respon Kemkominfo RI

Sekda Halbar Julius Marau (Kiri) bersama Irjen Kemkomdigi RI Arief Tri Hardiyanto (Kanan) saat diwawancarai awak media di Jailolo.

Beritadetik.id – Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Maluku Utara, secara tegas menyuarakan kebutuhan mendesak akan penambahan kapasitas jaringan internet dan infrastruktur pendukung.

Langkah ini dinilai krusial guna mengakselerasi pembangunan digital di wilayah tersebut.

Hal ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Halbar, Julius Marau, dalam wawancara dengan awak media pada Kamis (12/6/2025).

Bacaan Lainnya

Julius Marau menyampaikan pernyataannya saat menghadiri uji coba Base Transceiver Station (BTS) USO 4G bersama Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI, Arief Tri Hardiyanto, di Desa Idamdehe, Kecamatan Jailolo.

Menurut data Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Halbar, sudah ada sekitar 175 menara (tower) jaringan yang terbangun. Namun, Julius Marau menekankan bahwa saat ini fokus utama adalah peningkatan kapasitas dan penambahan infrastruktur.

“Kalau catatan dari Diskominfo itu sudah ratusan lebih (tower) yang sudah terbangun kurang lebih 175. Yang kita butuhkan sekarang ini penambahan kapasitasnya dan penambahan infrastrukturnya, karena beberapa kecamatan itu ada desa yang belum tersentuh (jaringan) sama sekali,” ungkap Julius.

Ia mencontohkan kondisi di Kecamatan Loloda Tengah (Loteng) Halbar yang sama sekali belum terjangkau jaringan internet. Padahal, menurut Julius, potensi masyarakat di sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata di daerah tersebut sangat luar biasa dan membutuhkan akses internet untuk promosi.

“Jaringan internet sangat penting. Karena itu, kita berharap akses komunikasi bisa terjangkau sampai di pelosok desa di Halbar,” harapnya.

Menanggapi permintaan tersebut, Irjen Kemkominfo RI, Arief Tri Hardiyanto, menyatakan komitmen kementerian untuk pemerataan distribusi sinyal di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Halmahera Barat.

“Ke depannya, kita akan mendistribusikan sinyal sekaligus meningkatkan kualitasnya. Kita tahu Indonesia kan luas ya. Tadi Gubernur sudah minta seribu lebih BTS itu kan. Jadi nanti kita match-kan lah ya dengan sumber daya yang ada di Kominfo,” pungkas Arief.(ute/red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *