Beritadetik.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai, Maluku Utara, menetapkan agenda rapat kerja dan evaluasi pelayanan kesehatan yang akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan. Langkah strategis ini melibatkan Bupati, Sekretaris Daerah (Sekda), Kepala Dinas Kesehatan, hingga seluruh Kepala Puskesmas di wilayah Kabupaten Pulau Morotai.
Inisiatif ini diambil untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus mengidentifikasi serta menindaklanjuti berbagai kendala operasional di lapangan, seperti keterbatasan tenaga medis, kekurangan pegawai, hingga jaminan ketersediaan obat-obatan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, menyampaikan bahwa rapat kerja bulanan ini berfungsi sebagai wadah koordinasi langsung antara pimpinan daerah, Dinas Kesehatan, dan para Kepala Puskesmas.
“Rapat kerja ini melibatkan seluruh kepala puskesmas dan Dinas Kesehatan agar koordinasi berjalan baik. Jika ada permasalahan di puskesmas, kita bisa membahasnya bersama, melakukan evaluasi, lalu menindaklanjutinya,” ujar Umar Ali pada Senin (12/10/2026).
Pada rapat kerja perdana, pembahasan berfokus pada pemetaan kepegawaian, pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan, pengadaan obat-obatan, serta fasilitas pendukung operasional puskesmas lainnya.
Umar Ali menegaskan pentingnya konsistensi dalam menggelar evaluasi bulanan ini. Menurutnya, tanpa pertemuan tatap muka secara berkala, berbagai persoalan di tingkat bawah berpotensi tidak tersampaikan secara utuh kepada pimpinan daerah.
“Kalau kita tidak melaksanakan rapat kerja seperti ini, kita tidak bisa melakukan evaluasi secara menyeluruh. Kita tidak hanya mendengar laporan dari satu pihak, tetapi juga mendengar langsung penjelasan dari kepala puskesmas dan pegawai yang bertugas di wilayahnya masing-masing,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa kelangkaan dokter dan obat-obatan merupakan isu krusial yang membutuhkan penanganan serius. Oleh karena itu, Pemkab Pulau Morotai berkomitmen untuk terus memantau dinamika di lapangan dan memberikan solusi yang tepat sasaran.
Melalui sinergi dan evaluasi berkelanjutan ini, Pemkab Pulau Morotai berharap tata kelola pelayanan kesehatan menjadi semakin terarah, sehingga kebutuhan dasar masyarakat di bidang kesehatan dapat terpenuhi secara optimal. (*)











