Satker PJSA Lakukan Monitoring dan Evaluasi di Desa Asmiro

Beritadetik.id – Kehadiran Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA), Ir. Ruslan Rizal, bersama tim dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi di Desa Asmiro mendapat sambutan hangat dari Kepala Desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan pekerjaan di lapangan berjalan sesuai dengan perencanaan, spesifikasi teknis, serta kebutuhan masyarakat.

Bagi masyarakat Desa Asmiro, realisasi pekerjaan pemasangan bronjong sebagai pengaman tebing dan perlindungan permukiman warga memiliki arti penting. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi risiko terjadinya kerusakan akibat gerusan dan luapan air sungai, khususnya saat musim hujan.

Bacaan Lainnya

Realisasi pembangunan ini juga menjadi momentum yang dinantikan masyarakat. Aspirasi terkait kebutuhan penanganan perlindungan permukiman telah disampaikan kepada Balai Wilayah Sungai sejak 2015, sehingga setelah melalui proses perencanaan, pengusulan, verifikasi, dan tahapan teknis sesuai ketentuan, pekerjaan dapat direalisasikan pada 2026.

Kepala Desa Asmiro bersama masyarakat menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terealisasinya penanganan tersebut. Mereka berharap pembangunan yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat nyata bagi keselamatan dan kenyamanan masyarakat, sekaligus mendukung perlindungan lingkungan permukiman dari ancaman banjir yang berulang pada musim penghujan.

Dalam kesempatan tersebut, Ka. Satker PJSA Ir. Ruslan Rizal menekankan pentingnya monitoring dan evaluasi untuk memastikan hasil pekerjaan dapat berfungsi secara optimal serta memberikan manfaat bagi masyarakat. Pengawasan dan pemeliharaan bersama juga menjadi bagian penting agar infrastruktur yang telah dibangun dapat terjaga keberlanjutannya.

Kegiatan ini mencerminkan pentingnya kesinambungan antara aspirasi masyarakat, perencanaan teknis, pelaksanaan pembangunan, serta monitoring dan evaluasi. Dengan demikian, pembangunan infrastruktur sumber daya air diharapkan dapat memberikan manfaat yang tepat sasaran dan mendukung upaya perlindungan masyarakat dari risiko bencana hidrometeorologi.

Bagi warga Desa Asmiro, terealisasinya pekerjaan setelah penantian panjang selama 11 tahun menjadi sebuah harapan baru bahwa kebutuhan masyarakat di daerah dapat terus mendapat perhatian dan ditindaklanjuti melalui program pembangunan sesuai kewenangan, prioritas, ketersediaan anggaran, serta hasil kajian teknis.(red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *