Beritadetik.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pulau Morotai terus menunjukkan komitmen kuat dalam memajukan dunia olahraga dan pembinaan generasi muda. Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap persiapan atlet menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Tahun 2026, Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua, resmi menambah anggaran operasional sebesar Rp100 juta yang diperuntukkan bagi para pelatih cabang olahraga (cabor).
Kebijakan strategis tersebut disampaikan langsung oleh Bupati saat memimpin rapat koordinasi bersama Wakil Bupati Rio Cristian Pawane, jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), serta para pengurus dan pelatih cabor di Ruang Rapat Bupati, Kamis (2/7/2026). Rapat penting ini turut dihadiri oleh Kepala Dispora Marwanto dan Sekretaris Panitia POPDA XII, Maria Sri Noviena.
Dalam kesempatan tersebut, Rusli Sibua menjelaskan bahwa tambahan anggaran ini dialokasikan untuk mendukung pelaksanaan training center (TC) serta memenuhi berbagai kebutuhan operasional pembinaan atlet menjelang pertandingan. Awalnya, anggaran ini diperuntukkan bagi 9 pelatih cabor. Namun, menyusul masuknya cabor bola voli putri, total penerima dukungan kini bertambah menjadi 10 pelatih yang akan mengawal kontingen Morotai di ajang pelajar tingkat Provinsi Maluku Utara tersebut.
Langkah responsif pemda ini mendapat apresiasi tinggi dari para insan olahraga. Salah seorang pelatih cabor pencak silat menilai, tambahan anggaran ini merupakan bukti nyata kepedulian Bupati Rusli Sibua terhadap peningkatan prestasi atlet di Kabupaten Pulau Morotai.
Selain fokus pada prestasi atlet, Rusli Sibua menegaskan bahwa ajang POPDA XII merupakan momentum pembuktian bagi Pulau Morotai yang bertindak sebagai tuan rumah. Keberhasilan event ini akan menjadi tolok ukur kesiapan daerah dalam menyelenggarakan acara berskala lebih besar di masa mendatang.
”POPDA harus berlangsung sukses. Kegiatan ini bukan hanya soal olahraga, tetapi juga menjadi momentum bagi Morotai untuk membuktikan bahwa kita mampu menjadi tuan rumah yang baik. Jika penyelenggaraan berjalan dengan baik, maka ke depan Morotai akan semakin dipercaya menjadi tuan rumah berbagai event lainnya,” ujar Rusli.
Ia juga mengingatkan seluruh atlet agar selalu menjunjung tinggi nilai sportivitas dan meraih prestasi lewat kerja keras serta fair play. Tak hanya kepada atlet, Bupati mengajak seluruh masyarakat Morotai untuk menyambut hangat dan memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu dari berbagai kabupaten/kota se-Maluku Utara.
”Kalau terjadi persoalan atau perselisihan, sebagai tuan rumah kita harus membantu menyelesaikannya dengan baik. Morotai harus menjadi juara sebagai atlet, tetapi juga harus menjadi juara sebagai tuan rumah, sehingga seluruh tamu merasa nyaman,” tegasnya.
Di sisi lain, orang nomor satu di Morotai ini optimistis kehadiran ribuan atlet, ofisial, dan tamu akan membawa dampak instan bagi roda perekonomian daerah. Sektor transportasi, penginapan, hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dipastikan akan merasakan perputaran ekonomi yang positif.
“Insya Allah event ini memberikan dampak positif bagi teman-teman pengemudi bentor, pengelola penginapan, dan pelaku UMKM. Artinya, kegiatan ini akan meningkatkan pendapatan masyarakat dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pulau Morotai,” tambahnya.
Mengakhiri arahannya, Bupati menegaskan bahwa kesuksesan POPDA XII Tahun 2026 adalah tanggung jawab bersama. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, panitia pelaksana, pengurus cabor, dan masyarakat dapat terus terjaga demi mewujudkan event yang aman, lancar, serta meninggalkan kesan positif bagi seluruh kontingen. (*)









