Pemkot Ternate Usulkan 534 Unit Rumah Warga Lewat Program BSPS 2026

Beritadetik.id – Sekda Ternate Rizal Marsaoly mengikuti launching Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2026 yang dipusatkan di Kelurahan Kastela, Kecamatan Pulau Ternate, Selasa (19/5/2026).

Program nasional yang digagas Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melalui Direktorat Jenderal Kawasan Permukiman itu mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Ternate karena dinilai membantu masyarakat yang selama ini tinggal di rumah tidak layak huni.

Kegiatan launching tersebut turut dihadiri Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (P3KP) Sulawesi I, Erpika Ansela Surira.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Rizal Marsaoly menegaskan bahwa Program BSPS menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah.

“Kami harus mengapresiasi dan memberi satu catatan penting bahwa pemerintah negara hadir untuk bagaimana menyiapkan rumah yang tadinya tidak layak huni menjadi layak huni,” kata Rizal, Selasa (19/5/2026).

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan Balai P3KP Sulawesi I karena program tersebut dinilai sangat membantu masyarakat, termasuk warga terdampak bencana di Pulau Batang Dua.

“Program ini nyata. Program ini bagian dari dukungan terhadap rumah yang ada di Pulau Batang Dua yang sebelumnya terkena bencana,” ujarnya.

Menurut Rizal, Pemerintah Kota Ternate akan terus mengawal dan mengawasi pelaksanaan program BSPS agar berjalan sesuai harapan dan tepat sasaran bagi masyarakat penerima manfaat.

“Ini juga menjadi satu catatan dari kami pemerintah kota bahwa kami akan terus mengawal dan mengawasi agar program terlaksana dengan baik,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Balai P3KP Sulawesi I, Erpika Ansela Surira menjelaskan bahwa bantuan BSPS merupakan program stimulan rehabilitasi atau peningkatan kualitas rumah dari Kementerian PKP dengan nilai bantuan sebesar Rp20 juta per unit.

“Jadi mereka mendapatkan bantuan stimulan perumahan swadaya dari kementerian perumahan dan kawasan permukiman. Bantuan ini berupa rehab rumah atau peningkatan kualitas rumah dengan nilai Rp20 juta,” jelasnya.

Erpika menyebutkan, pada tahun 2026 Kota Ternate diperkirakan memperoleh alokasi sebanyak 534 unit BSPS, sementara total bantuan untuk Provinsi Maluku Utara mencapai 5.284 unit.

Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun 2025 yang hanya mencapai 674 unit di seluruh Maluku Utara.

“Tahun ini meningkat hampir delapan kali lipat dibanding alokasi tahun 2025,” katanya.

Ia menambahkan, penerima bantuan BSPS merupakan masyarakat kategori desil 1 atau kelompok berpenghasilan rendah dengan pendapatan di bawah Rp1 juta per bulan.

Dalam pelaksanaannya, penerima bantuan juga akan didampingi tenaga pendamping lapangan mulai dari tahap verifikasi hingga proses pekerjaan rumah selesai.

“Kami tadi sudah menyampaikan ke Pak Menteri bahwa pada 25 Mei nanti sudah mulai dropping bahan bangunan,” pungkasnya.(all/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *