Beritadetik.id – Untuk memenuhi kebutuhan pelayanan dasar bagi pengungsi bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Halmahera Barat, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI melakukan inventarisir dan identifikasi mana pengungsi mandiri dan permanen.
Direktur Pengembangan Strategi Penanggulangan Bencana BNPB RI, Nadhira Seha Nur saat dikonfirmasi diwawancarai Beritadetik.id, menyatakan, pihaknya juga ingin mengetahui rumah yang rusak berat, sedang dan rusak ringan di setiap Desa terdampak banjir dan tanah longsor di Halmahera Barat, sehingga bisa diambil langkah kebijakan kedepan seperti apa, maka perlu ada integrasi data.
“Terkait dengan relokasi, saya minta adanya persiapan dari Pemerintah Daerah, jadi kita ada rencana untuk reprekon pascabencana, sehingga dikaji dulu kesiapan kebutuhan di darurat seperti apa, nanti masuk pada fase transisi kepemulihan apakah pemerintah daerah sudah siap termasuk kebutuhan di pengungsian,” ujar Nadhira usai rapat evaluasi penanggulangan bencana di kantor Bupati Halbar, Selasa 20 Januari 2026.
Nadhira mengatakan, Pemda harus membuat Hunian Sementara (Huntara), namun jika tidak mau membuat Huntara harus ada dana tunggu hunian.
“Hal ini harus dipertimbangkan betul, makanya saya minta supaya semua bidang-bidang harus melakukan perencanaan sehingga bisa mengevaluasi,” ucapnya.
Nadhira menuturkan, yang paling penting sekarang disiapkan yaitu menyiapkan data terlebih dahulu, karena dari data itu bisa jadikan acuan untuk melakukan apa saja misalnya data untuk jiwa 4.713 dan Kepala Keluarganya 1.188, tetapi harus mengindetifikasi disetiap desa dan kecamatan sehingga perlakuan itu tidak harus sama tergantung pendataan dilakukan.
“Jika pengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing tidak harus sama dengan pengungsi tetap, paling kita suplai logistik seperti alat kebersihan yang dibantu sehingga mereka bisa membersihkan rumah mereka,” katanya.
Nadhira berharap, pejabat harus sadar karena mereka yang memiliki tanggung jawab terhadap warga jika ada bencana, sebab pejabat daerah yang harus menjadi garda terdepan bukan malas-malasan dan susah untuk datang melihat langsung warga yang terkena bencana.
“Saya kesini untuk melakukan pendampingan supaya bisa kembali pulih dan penanganan lebih cepat, jadi saya minta OPD pemda Halbar lebih semangat,” katanya mengakhiri.











