Gunung Ibu di Halbar Erupsi Kolom Abu Capai 500 Meter, Warga Diimbau Waspada

Beritadetik.id – Gunung Ibu di Halmahera Barat (Halbar), Maluku Utara, kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya dengan erupsi pada Sabtu, 14 Juni 2025, pukul 00.03 WIT.

Berdasarkan data dari Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Ibu, erupsi ini menghasilkan kolom abu setinggi 500 meter di atas puncak. Kolom abu yang teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah barat daya.

“Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 50 detik,” jelas Axel, petugas Pos PGA Ibu, dalam siaran pers yang diterima beritadetik.id.

Bacaan Lainnya

Saat ini, status Gunung Ibu berada pada Level II (Waspada). Oleh karena itu, masyarakat di sekitar gunung dan pengunjung/wisatawan diimbau untuk tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah, serta perluasan sektoral sejauh 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif.

Selain imbauan mengenai radius aman, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah juga disarankan untuk menggunakan masker dan kacamata jika terjadi hujan abu.

Axel menambahkan bahwa seluruh pihak agar menjaga kondusivitas suasana di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong (hoax), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Kami minta masyarakat agar selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Barat juga diminta untuk senantiasa berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Bandung, atau dengan Pos PGA Ibu di Desa Gam Ici, guna mendapatkan informasi terkini dan langsung tentang aktivitas gunung tersebut.

Untuk mempermudah akses informasi, Axel juga menjelaskan bahwa masyarakat, instansi pemerintah, maupun instansi terkait lainnya dapat memantau perkembangan aktivitas serta rekomendasi Gunung Ibu melalui aplikasi Android Magma Indonesia, situs web Magma Indonesia (www.vsi.esdm.go.id atau https://magma.esdm.go.id), dan media sosial PVMBG (Facebook, Twitter, dan Instagram).(putee/red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *