Beritadetik.id – Refly R. Lahengking resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Pulau Morotai periode terbaru. Kemenangan tersebut diraih dalam forum Konferensi Cabang (Konfercab) II yang berlangsung dinamis di Gedung Rapat DPRD Pulau Morotai, Senin (1/6/2026) malam.
Dari total 300 lebih peserta yang memadati lokasi Konfercab, tercatat sebanyak 292 suara sah yang berpartisipasi dalam proses pemungutan suara. Hasil penghitungan akhir menunjukkan dominasi mutlak Refly R. Lahengking yang sukses mengantongi 227 suara, sementara rivalnya, Beny Madelu, memperoleh 65 suara.
Ditemui usai pemilihan, Refly mengungkapkan bahwa mekanisme voting kali ini terpaksa bergeser ke opsi kedua karena kendala struktural organisasi.
“Sebenarnya secara mekanisme ada dua pilihan. Pertama, pemilihan seharusnya dilakukan oleh Pengurus Anak Cabang (PAC) di enam kecamatan. Namun, karena PAC belum terbentuk, kami menggunakan mekanisme kedua, yaitu pemilihan raya. Kunci dari pemilihan raya ini adalah kemampuan kita dalam memobilisasi massa,” ungkap Refly memaparkan strateginya.
Refly yang juga menjabat sebagai Koordinator Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) wilayah pelayanan untuk 14 jemaat di Morotai Selatan Barat, mengaku diuntungkan oleh kedekatan emosional dengan para pemuda di wilayah tersebut.
“Pendekatan emosional itu membuat basis massa kami kuat. Hari ini peserta terbanyak didominasi dari Morotai Selatan Barat, sekitar 180 orang. Tapi pada prinsipnya, keterwakilan dari seluruh wilayah kecamatan lain di Morotai juga tetap ada,” bebernya.
Langkah awal pasca-kemenangan ini tidak akan dilewati Refly dengan santai. Ia menegaskan telah mengikat komitmen kuat bersama rekan-rekan forum Konfercab untuk membenahi struktur organisasi yang sempat vakum pada periode sebelumnya.
”Tugas pertama kami dalam 6 bulan ke depan adalah wajib membentuk PAC di setiap kecamatan. Ini adalah komitmen bersama. Jika dalam waktu 6 bulan PAC tidak terbentuk, maka akan dilakukan Konferensi Cabang Luar Biasa (Konfercablub) untuk menggantikan posisi ketua. Kami belajar dari pengalaman periode kemarin yang sampai selesai kepengurusan tidak mampu membentuk PAC,” tegas Refly secara terbuka.
Selain pembenahan internal, Refly menekankan pentingnya membangun kembali soliditas kader agar roda organisasi bisa bergerak optimal.
“Sesuai visi-misi, hal pertama yang harus dilakukan adalah solid. Semua unsur GAMKI harus bersatu dulu karena organisasi ini sempat vakum. Tanpa soliditas, kita tidak bisa bergerak bersama,” ucapnya.
Refly, yang saat ini juga dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) khusus wilayah Pulau Morotai serta Anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pulau Morotai, berharap GAMKI ke depan mampu menjadi motor penggerak perdamaian di daerah tersebut.
”Salah satu visi besar kami adalah menjadikan GAMKI sebagai media toleransi dan jembatan keharmonisan antarumat beragama di Kabupaten Pulau Morotai,” pungkasnya.
**









