Beritadetik.id – Pemerintah Kota Ternate terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga warisan budaya lokal di bidang kesenian musik tradisional. Salah satunya dalam memberikan dukungan aktif terhadap kelompok musik tradisional Arababu Madadi yang digagas Hasan Ali.
Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly saat meluncurkan video pendokumentasian karya musik tradisional Arababu Madadi karya Hasan Ali atau yang akrab disapa Ata deng Kofia. Peluncuran ini berlangsung di Titik Kumpul Kafe, Pasar Melayu, Benteng Oranje, Sabtu malam (8/11).
Dalam kesempatan itu, ruang ekspresi seni yang mengandung pesan kuat, bahwa budaya tidak sekadar untuk dikenang atau ditinggalkan, melainkan perlu dihidupkan kembali, dikreasikan, dan diwariskan kepada generasi penerus.
“musik tradisional Arababu Madadi ini menunjukkan bahwa warisan budaya Ternate tidak tertindas oleh zaman. Justru menjadi sumber inspirasi bagi lahirnya karya-karya baru yang segar, kreatif, dan relevan dengan masa kini, tentunya tetap berakar pada kearifan lokal,” ujarnya dalam sambutan.
Selain itu, dirinya mengapresiasi dukungan Balai Pelestarian Budaya Wilayah XXI Maluku Utara yang turut memberi ruang dan perhatian kepada para musisi lokal yang tetap mempertahankan musik tradisi.
“Semangat kebijakan pusat melalui Balai Pelestarian Budaya Wilayah XXI Maluku Utara diharapkan dapat terus mendorong kekuatan seni dan budaya di Indonesia. Malam ini di Kota Ternate, sinergi dan kolaborasi itu telah terwujud,” tambahnya.
Rizal menegaskan, musik tradisional Arababu Madadi diharuskan akan tampil pula dalam acara Hajat 775 Tahun Kota Ternate pada 2026 mendatang.
“Apa yang ditampilkan Ata deng Kofia bukan hanya soal musik, Saya berharap nuansa kolaborasi seperti ini tetap dipertahankan dan menjadi narasi kuat dalam perayaan Hajat 2026 dan JKPI,” tandasnya.(all/red).









