Pemda Halbar Cuek, Warga Desa Saria Patungan Perbaiki Jalan Rusak

Warga Desa Saria, Kecamatan Jailolo saat gotong royong memperbaiki jalan rusak.(Foto : Putee/beritadetik.id)

Beritadetik.id – Tak kunjung mendapat perhatian pemerintah daerah setempat, Warga dan Pemuda Desa Saria, Kecamatan Jailolo, Halmahera Barat, terpaksa patungan untuk perbaiki jalan rusak.

Warga setempat membiayai perbaikan jalan di RT 01 yang sudah rusak bertahun-tahun. Aksi perbaikan jalan secara swadaya itu dilakukan pada Minggu (12/10/2025) kemarin.

Warga setempat tidak hanya sumbangan biaya, tetapi mereka kompak tidak bekerja dan memilih bergotong-royong memperbaiki jalan. Sebab jalan tersebut merupakan jalan desa yang banyak dilalui masyarakat setempat.

Bacaan Lainnya

Salah satu warga, Muslim mengatakan, bahwa jalan tersebut sudah cukup lama rusak dan tak kunjung diperbaiki.

“Jalan itu sudah lama rusak. Jalan tersebut hanya di timbun dengan tanah dan batu kerikil, akibatnya setiap musim hujan jalan jadi licin, sehinga kendaraan roda dua dan roda empat kesulitan saat melewati jalan itu,” ungkap Chimen sapaannya. Selasa (14/10/2025).

Chimen menambahkan, bahwa kendaraan roda dua maupun empat sering tergelincir bahkan mengakibatkan pengendara terjatuh.

“Jalan ini posisi nya sedikit tanjakan, jadi agak berbahaya, apalagi musim hujan jalan jadi licin. Karena itu torang (kami) ambil langkah dengan cara patungan dari masyarakat dan sopir pickup yang ada di kampung dan sopir dari luar yang sering ambil ikan di sini (Desa Saria) juga turut berpartisipasi sehingga jalan berhasil diperbaiki,” tuturnya.

Dia bilang, saat ini pengendara roda dua maupun roda empat sudah bisa beraktivitas dengan nyaman.

Sementara Ketua Pemuda Desa Saria, Riski, mengapresiasi masyarakat dan pemuda di Desa setempat atas kepedulian terhadap kondisi jalan itu.

Riski bilang, Pemuda Desa Saria selalu komitmen dan turut serta dalam segala hal yang menjadi tugas dan fungsi mereka, karena menurut dia, pemuda merupakan Agent of Change dan Agent of Control.

“Pemuda tetap berperan aktif dalam pembangunan sosial, ekonomi, dan budaya. Diharapkan pemuda dapat menggerakkan inovasi, melestarikan nilai luhur desa, mengorganisir kegiatan sosial seperti gotong-royong, dan mengembangkan potensi lokal, serta menjadi suara aspirasi masyarakat dalam berbagai forum pembangunan,” tandasnya.(pte).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *