Beritadetik.id – Jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pulau Morotai yang memasuki masa purnabakti (pensiun) di tahun 2025 terbilang cukup signifikan.
Badan Kepegawaian Daerah (BKD) mencatat setidaknya 30 pejabat telah pensiun sepanjang tahun ini dari berbagai instansi. Selain itu, proses mutasi ASN juga terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan formasi, khususnya tenaga pendidik di sekolah-sekolah yang baru diaktifkan kembali.
Informasi ini disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Mutasi BKD Pulau Morotai, Suantini Tanimbar, saat dikonfirmasi pekan lalu. Suantini menjelaskan bahwa 30 pensiunan tersebut berasal dari berbagai sektor.
“Ada guru, ada dari Dinas Nakertrans, staf kantor Kecamatan, Sekretariat Daerah, Dinas PTSP, Dinas Pendidikan, Dinas Perpustakaan, dan dari Dinas PMD juga ada,” ungkapnya, merinci sebaran ASN yang telah memasuki masa pensiun.
Selain menyinggung soal purnabakti, Suantini juga menjelaskan mengenai pergerakan pegawai melalui kebijakan mutasi yang dilakukan Pemda Morotai pada tahun ini. Menurutnya, jumlah ASN yang dirotasi atau dimutasi cukup banyak.
“Mutasi ini lumayan banyak setelah pengaktifan kembali puluhan sekolah-sekolah, karena kebutuhan tenaga guru di sekolah,” jelasnya, menyoroti urgensi pemenuhan kebutuhan tenaga pengajar.
Meskipun demikian, Suantini mengakui bahwa total pasti ASN yang sudah dimutasi belum dapat dicek secara final. Ia menyebut bahwa pendataan total mutasi sangat dinamis dan hampir tidak bisa dipastikan karena prosesnya terus berlangsung dan dapat terjadi sewaktu-waktu.
Proses mutasi ini menjadi bagian dari upaya Pemda untuk memastikan semua instansi dan unit kerja, terutama sektor pendidikan, dapat berjalan optimal.(*)











