Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Ternate, Rus’an M. Nur Taib mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXIII di BPSDM Provinsi Jawa Barat.
Rus’an menggagas proyek perubahan(Proper) dengan judul “Strategi Akselerasi Peran Masyarakat dalam Penataan Ruang yang Bersinergi” atau dengan akronim SPIRIT MANDIRI.
Proyek Perubahan SPIRIT MANDIRI mendapat dukungan secara resmi telah oleh Sekretaris Daerah Kata Ternate, Rizal Marsaoly, Selasa 7 Oktober 2025.
Dalam kesempatan itu, Sekda Kota Ternate, Rizal Marsaoly menyampaikan pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) merupakan salah satu upaya strategis dalam membangun kapasitas dan kompetensi para aparatur sipil negara (ASN) yang profesional, inovatif, dan berdaya saing.
“Aksi perubahan bukan hanya sekadar proyek individu peserta, tetapi juga cerminan dari komitmen kita bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan, terutama di Penataan Ruang,”ujarnya.
Rizal juga percaya ide-ide kreatif yang dirancang Kadis PUPR Kota Ternate ini akan memberikan dampak positif bagi kemajuan instansi masing-masing, bahkan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.
“Untuk itu, saya sangat mendukung setiap upaya perubahan yang berorientasi pada perbaikan penataan ruang di masyarakat,”ucapnya.
Menurut Sekda, inovasi adalah kunci untuk menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang.
“Oleh karena itu, saya berharap aksi perubahan ini dapat terus dikawal, diimplementasikan, dan dievaluasi agar memberikan hasil yang optimal,”harapnya.
Di kesempatan yang sama, Reformer PKN Spirit Mandiri, Rus’an M. Nur Taib mengatakan, Proyek Perubahan Strategi Akselerasi Peran Masyarakat dalam Penataan Ruang yang Bersinergi (SPIRIT MANDIRI) ini ada beberapa tahapan yang dilakukan.
Pertama, pembentukan tim internal dan eksternal. Dan itu tadi kita sudah bentuk dan dilanjutkan dengan FGD draft Perwali terkait dengan Akselerasi Peran Masyarakat dalam Penataan Ruang yang Bersinergi.
“Selanjutnya, kita akan melakukan diseminasi atau sosialisasi yang akan melibatkan Kecamatan dan Kelurahan. Karena, ada tiga Kecamatan yang akan kita lakukan sosialisasi terkait Proper SPIRIT MANDIRI, diantaranya Kecamatan Ternate Selatan, Kecamatan Ternate Tengah dan Utara,”ujarnya.
Menurut Rus’an, setelah dilakukan sosialisasi di tiga kecamatan, ada juga sosialisasi skala besar yang akan melibatkan semua kecamatan dan kelurahan di Kota Ternate.
“Hanya saja, tiga kecamatan itu akan kita batasi atau diwakili per kelurahan yang akan menjadi lokus atau sampel, yakni Selatan dari Kelurahan Ngade, Tengah dari Kelurahan Maliaro dan Utara dari Kelurahan Tubo,”jelasnya.
Lebih lanjut, Rus’an mengatakan, proper SPIRIT MANDIRI ini lebih tepatnya kita melibatkan masyarakat dalam pemanfaatan dan pengendalian tata ruang wilayah. Karena, pemahaman masyarakat terkait pemanfaatan dan pengendalian tata ruang wilayah ini masih kurang.
“Maka harus ada tim atau satgas yang kita bentuk agar peran masyarakat lebih dilibatkan lagi dalam pemanfaatan dan pengendalian tata ruang wilayahnya masing-masing. Dan Satgas ini didalamnya ada Seksi Pembangunan di Kelurahan, Ketua RT/RW dan Ketua LPPM,”pungkasnya.(all/red).











