Beritadetik.id – Kegiatan karantina Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Pulau Morotai Tahun 2025 telah resmi dimulai pada Selasa (22/7/2025) di Penginapan Dodola.
Mengusung tema “Memasuki Desa Bahagia Paskibraka Kabupaten Pulau Morotai,” kegiatan ini menandai dimulainya pembentukan generasi muda yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga berintegritas tinggi.
Karantina ini menjadi langkah awal bagi para anggota Paskibraka untuk mengasah potensi diri dan menjadi teladan bagi masyarakat.
Mewakili Bupati Pulau Morotai, Sekretaris Daerah Muhammad Umar Ali dalam sambutannya menegaskan bahwa Paskibraka memiliki makna lebih dari sekadar tugas seremonial.
“Mereka adalah generasi yang tangguh, berintegritas, dan berjiwa nasionalis,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa proses karantina ini merupakan wadah penting untuk menanamkan nilai-nilai luhur, melatih disiplin, serta menumbuhkan semangat kerja sama dan cinta tanah air. Proses ini juga membentuk keikhlasan mereka dalam berjuang demi kemajuan bangsa.
Umar Ali menambahkan bahwa para anggota Paskibraka adalah anak-anak terpilih yang telah melewati seleksi panjang dan ketat.
“Saya percaya, adik-adik sekalian adalah anak-anak terpilih yang telah melewati seleksi panjang dan ketat,” tuturnya.
Ia meyakini bahwa mereka adalah duta generasi muda Morotai yang tidak hanya akan berdiri tegap di depan Sang Saka Merah Putih, tetapi juga berperan aktif sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
Harapannya, melalui kegiatan ini, mereka dapat menyerap nilai-nilai luhur Pancasila, mempererat kebinekaan, serta tumbuh sebagai pemimpin masa depan yang akan membawa Kabupaten Pulau Morotai menuju cita-cita besar: Morotai yang unggul, adil, dan sejahtera.
Tak lupa, Sekda juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pembina, pelatih, dan panitia atas dedikasi serta pengabdian mereka dalam membentuk generasi emas daerah.
“Teruslah menjadi inspirasi bagi anak-anak bangsa,” tegasnya.
Mengakhiri sambutannya, Muhammad Umar Ali mengucapkan selamat mengikuti proses karantina, berpesan agar para peserta senantiasa menjaga kesehatan, tetap semangat dalam latihan, dan selalu rendah hati.
“Jadikan momen ini sebagai tonggak awal perjalanan hidup yang lebih baik dan bermakna,” pungkasnya, memberikan semangat untuk masa depan yang cerah.
Diketahui, total peserta Paskibraka yang masuk karantina berjumlah 34 orang, terdiri dari 17 putri dan 18 putra. Sementara itu, dua peserta (satu putra dan satu putri) akan mewakili Morotai di tingkat Provinsi Maluku Utara.(red)
Editor : M. Bahrul Kurung











