Dinas Pendidikan Morotai Gelontorkan Rp10 Miliar Lebih untuk Renovasi dan Pembangunan Sekolah

Beritadetik.id – Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan melakukan renovasi dan pembangunan baru 11 sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Pulau Morotai. Proyek tersebut ini menelan anggaran lebih dari Rp10 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU).

Informasi ini disampaikan langsung oleh Kepala Seksi Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dinas Pendidikan Pulau Morotai, Tantawi Gorahe, kepada beritadetik.id di kantornya pada Kamis (3/7/2025).

Menurut Tantawi, langkah ini merupakan komitmen serius pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan bagi anak-anak Morotai.

Bacaan Lainnya

Tantawi merinci bahwa dari total anggaran, sekitar Rp2,2 miliar akan dialokasikan untuk rehabilitasi total 11 sekolah SD dan SMP.

“Sebenarnya yang rehab itu kebijakan saja karena sekolah lama diaktifkan kembali jadi ada yang sudah rusak sehingga itu di perbaiki,” jelasnya.

Sekolah-sekolah yang akan direhabilitasi antara lain SD di Desa Pilowo, SD Aha, SD Usbar, SD Sambiki, SD Leo-leo Jaya, SD Bere-bere, SD Aru Pangeo, dan sekolah-sekolah lainnya.

Selain renovasi, Dinas Pendidikan juga akan membangun sekolah baru yang tersebar di enam kecamatan di Pulau Morotai. Salah satu proyek pembangunan baru yang disebutkan adalah SD SP3 Bumi Moro dan pembangunan pagar di SD Aha.

Tantawi menambahkan bahwa anggaran untuk pembangunan baru per sekolah berkisar di angka Rp300 juta lebih dan akan difokuskan pada sekolah-sekolah yang sudah berstatus negeri.

“Kalau yang untuk rehab memang hanya Rp2,2 miliar lebih dan total DAU Rp10 miliar lebih kalau tidak salah, di tambah dengan yang lain-lain seperti pengadaan fisik maupun non fisik itu,” beber Tantawi, merujuk pada keseluruhan alokasi dana DAU untuk sektor pendidikan.

Mengenai jadwal pelaksanaan, Tantawi Gorahe menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih dalam tahap perbaikan dokumen dan perencanaan.

“Jadi sekarang ini kami sudah mulai tahapan perencanaan,” pungkasnya, menandakan bahwa proses pekerjaan akan segera dimulai setelah seluruh persiapan administrasi rampung.(red)

 

Editor  : M. Bahrul Kurung

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *