Perahu Nelayan di Halmahera Barat Terbalik Diterjang Ombak

Perahu nelayan terbalik di dekat tambatan. (Diaz)

Beritadetik.id – Cuaca buruk yang terjadi di Halmahera Barat, Maluku Utara sejak Sabtu (21/6/2025) siang hingga Minggu (22/6/2025) dini hari telah membuat para nelayan di Desa Saria, Kecamatan Jailolo terpaksa menelan kepedihan akibat perahu mereka terbalik akibat diterjang ombak. Ini dialami dua nelayan saat perahu mereka diterjang ombak hingga terbalik yakni, Arfin dan Baci.

Perahu milik Arfin dan Baci terbalik di pantai setempat sekitar pukul 3.00 WIT akibat diterjang ombak.

Dari amatan Beritadetik.id, para nelayan Desa Saria terlihat mengalami kesulitan dalam menyimpan atau memarkir perahu-perahu milik mereka karena tidak ada talud penahan ombak.

Bacaan Lainnya

“Perahu nelayan sudah banyak yang tenggelam, rusak juga banyak. Itu di akibatkan karena tidak ada penangkal ombak yang berhadapan dengan perahu nelayan,” kata Ketua Karang Taruna Soa Romdidi Desa Saria, Riski saat ditemui Beritadetik.id usai membantu warga menarik perahu yang terbalik di pantai Saria, dini hari.

Riski mengungkapkan bahwa, hal itu sudah terjadi berulang kali. Akibatnya nelayan harus mengeluarkan biaya extra untuk memperbaiki perahu mereka yang rusak akibat terjangan ombak. Bahkan biaya yang dihabiskan untuk memperbaiki perahu dan mesin yang rusak mencapai jutaan rupiah.

“Perahu nelayan Saria selalu menjadi sasaran kapan saja jika terjadi pancaroba. Apalagi pada saat malam hari paling setengah mati para nelayan bingung perahu harus berlabuh dimana, tidak ada tempat parkir dan tidak ada talud penahan ombak,” bebernya.

Dengan begitu, ia mendesak Pemerintah Kabupaten Halbar agar segera memperhatikan kondisi nelayan saat ini.

Riski meminta Pemkab Halbar untuk segera membangun talud penahan ombak serta membuat tambatan atau tempat parkir perahu mereka.

Riski pun meminta DPRD mendorong Pemkab Halbar untuk membangun tanggul permanen di lokasi tersebut. “Kalau talud di pantai sudah dibangun, maka perahu dan rumah kami pasti aman. Ini sangat penting untuk masyarakat,” harapnya.

Dirinya menyebutkan bahwa, sebelum terjadi abrasi pantai maupun rusaknya rumah warga. Maka, Pemda Halbar segera mengambil langkah cepat guna menghindari adanya hal yang tidak diinginkan, misalnya kerugian materil warga berada di pesisir pantai. “Kalau sudah diantisipasi dengan cepat, maka kerugian materil pun dapat diminimalisir,” imbuhnya.(pte/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *