Jailolo, Beritadetik.id – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-P2KB) Halmahera Barat gelar kegiatan tingkatkan peningkatan Kapasitas Tenaga Kesehatan, Rabu (6/7/2022).
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Karunia, Kecamatan Jailolo, terkait Pelayanan Kesehatan anak usia dini dan Remaja. Kegiatan ini dibuka kepala Dinkes-P2KB Halbar, Novelheins Sakalaty.
Dalam sambutannya, Novelheins Sakalaty menyampaikan kegiatan ini adalah bagian dari pendekatan Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) di puskesmas.
“Untuk pelayanan kesehatan di sekolah melalui Usaha Kesehatan Sekolah (UKS),”jelasnya.
Langkah kegiatan peningkatan kesehatan ini sendiri dilakukan dengan cara promotif dan preventif, antara lain kegiatan penjaringan Kesehatan (skrining Kesehatan) peserta didik.
Novel menuturkan, bahwa anak usia sekolah merupakan sasaran intervensi kesehatan yang strategis, terlebih remaja putri sebagai kelompok sasaran penting, di samping ibu hamil dan anak usia 0-23 bulan.
“Untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas tersebut, tentunya dibutuhkan upaya pemeliharaan dan peningkatan kesehatan secara terus-menerus,”ujarnya.
Sembari mengatakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di sekolah, diharapkan setiap sekolah melaksanakan UKS yang terintegrasi dengan kegiatan belajar mengajar.
Prinsipnya kata Novelheins, stunting masing jadi isu besar pemerintah. Upaya menurunkan angka stunting terus dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak terutama kelompok remaja.
Mantan Kepala Puskesmas Duono ini membeberkan, ada hasil riset yang menyebutkan, bahwa status gizi ibu akan berpengaruh pada anak.
Karena itu perilaku dan kebiasaan hidup sehat telah dibangun sejak remaja.
“Jadi isu stunting, bukan hanya untuk orang tua dan pasangan yang sudah menikah. Hal ini harus dimulai dari kesadaran remaja itu sendiri,”tegasnya.(bix/red).

















