Beritadetik.id – Pemerintah Kota Ternate menyerahkan sebanyak 20 unit tenda lipat kepada pengelola kawasan UMKM Coffee Street Lapangan Ngaralamo, Kota Ternate, Maluku Utara.
Bantuan tersebut diserahkan langsung Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, didampingi Sekretaris Daerah Kota Ternate Rizal Marsaoly, Kepala Bappelitbangda Kota Ternate serta Kepala BP2RD Kota Ternate.
Selanjutnya, puluhan tenda tersebut akan didistribusikan oleh pengelola kawasan kepada para pelaku UMKM yang selama ini menjalankan usaha kopi dan kuliner di kawasan Lapangan Ngaralamo.
Sekda Kota Ternate, Rizal Marsaoly, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Ternate dalam mendukung pertumbuhan UMKM dan pelaku ekonomi kreatif di daerah.
“Ini sebagai bentuk komitmen pemerintah kota untuk mendukung para pelaku UMKM yang ada di Kota Ternate,” kata Rizal, Jumat(11/9/26).
Menurut Rizal, kawasan Lapangan Ngaralamo kini berkembang menjadi salah satu ruang aktivitas ekonomi kreatif, khususnya bagi kalangan anak muda yang menjalankan usaha kopi dan kuliner.
Pemerintah Kota Ternate bersama pengelola kawasan, lanjut Rizal, sebelumnya juga telah membahas sejumlah aspek terkait penataan kawasan, mulai dari pemanfaatan ruang, parkir, kebersihan hingga kewajiban pajak dan retribusi.
Ia menjelaskan, penyerahan tenda dilakukan kepada pengelola agar proses distribusi dapat disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan para pelaku UMKM di lapangan.
“Nanti dari pengelola yang distribusi kepada para pelaku UMKM kopi yang ada di sini. Dari sisi pemanfaatan dan peletakan, pengelola lebih tahu,” ujarnya.
Rizal berharap bantuan fasilitas tersebut dapat membuat kawasan Coffee Street Ngaralamo semakin tertata, sekaligus menciptakan keseragaman dalam penampilan lapak para pelaku UMKM.
Selain 20 unit tenda di kawasan Coffee Street Ngaralamo, Pemkot Ternate juga menyiapkan 20 unit tenda lainnya untuk mendukung aktivitas Car Free Day di kawasan Taman Nukila.
Saat ini, terdapat lebih dari 70 pelaku UMKM yang beraktivitas di kawasan Lapangan Ngaralamo. Ke depan, kawasan tersebut juga akan diramaikan dengan pertunjukan musik akustik setiap malam Minggu.
“Mulai malam Minggu depan sudah ada semacam live music, kerja sama pengelola juga dengan PT Sampoerna untuk ada akustik,” katanya.
Menurut Rizal, dukungan fasilitas kepada pelaku UMKM juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membangun kepatuhan terhadap kewajiban pajak dan retribusi.
“Pajak ditagih, retribusi ditagih, tapi instrumennya juga harus ada, fasilitasnya juga harus didukung,” pungkasnya.(all/red).
















