BPJS Ketenagakerjaan Bawa Ternate Raih Penghargaan Terbaik I Jamsostek Award 2025

Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly saat menerima penyerahan penghargaan.(Foto : All/beritadetik.id).
Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly saat menerima penyerahan penghargaan.(Foto : All/beritadetik.id).

Beritadetik.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate meraih penghargaan Terbaik I kategori Pemerintah Kabupaten/Kota pada ajang Jamsostek Award 2025 Provinsi Maluku Utara.

Penghargaan itu diberikan atas komitmen Pemkot dalam memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Capaian tersebut mengantarkan Kota Ternate sebagai daerah dengan peringkat pertama dalam penilaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ), indikator yang mengukur keberhasilan pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kepada pekerja rentan.

Bacaan Lainnya

Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, mengatakan penghargaan itu merupakan hasil dari komitmen pemerintah yang secara konsisten mengalokasikan anggaran melalui APBD untuk membiayai kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi masyarakat yang bekerja di sektor rentan.

“Para pekerja rentan merupakan bagian dari masyarakat yang ikut membangun Kota Ternate. Ada tukang ojek, nelayan, pekerja bengkel, petugas kebersihan jalan hingga profesi lainnya yang sudah seharusnya mendapat perlindungan,” kata Rizal, Selasa 28 Juli 2026

Ia menjelaskan, program perlindungan pekerja rentan telah berjalan sejak periode pertama kepemimpinan Wali Kota Ternate. Selain pekerja sektor informal, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan juga mencakup ketua RT/RW, penjaga masjid, dan kelompok masyarakat penerima insentif pemerintah.

Menurut Rizal, komitmen tersebut akan terus diperkuat. Pada 2027, Pemkot Ternate berencana memperluas cakupan kepesertaan agar lebih banyak pekerja rentan memperoleh jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Anggarannya masih tersedia dalam APBD. Tahun 2027 kami akan memperluas perlindungan kepada pekerja rentan lainnya sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah,” ujarnya.

Rizal menambahkan, manfaat program BPJS Ketenagakerjaan jauh lebih besar dibandingkan nilai iurannya. Dengan iuran sekitar Rp200 ribu, peserta dapat memperoleh manfaat klaim hingga Rp200 juta apabila mengalami kecelakaan kerja atau meninggal dunia.

Ia menyebut keberhasilan Ternate menjadi yang terbaik ditentukan oleh tiga indikator utama, yakni cakupan kepesertaan dengan bobot 40 persen, aspek regulasi dan dukungan anggaran sebesar 30 persen, serta inovasi pemerintah daerah sebesar 30 persen.

“Seluruh indikator tersebut berhasil dipenuhi oleh Pemerintah Kota Ternate. Karena itu, kita berada di posisi peringkat pertama. Ke depan kami berharap capaian ini dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan hingga tingkat nasional,” pungkas Rizal.(all/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *