Beritadetik.id – Bupati Halmahera Barat, Maluku Utara, James Uang merespon keluhan warga di Desa Saria, Kecamatan Jailolo terkait tidak ada talud penahanan ombak.
Baru-baru ini, warga di Desa Saria, Kecamatan Jailolo meminta Pemkab Halbar untuk segera membangun talud penahan ombak. Warga mengaku, perahu nelayan mereka sering terbalik akibat diterjang ombak, terlebih cuaca buruk seperti saat ini, rumah dan perahu nelayan mereka jadi korban.
Kata warga, cuaca di wilayah Halbar tidak menentu, angin kencang yang memicu ombak dapat terjadi kapan saja. Di sisi lain, Desa tersebut merupakan salah satu wilayah yang mayoritasnya nelayan.
Merespon keluhan itu, Bupati James Uang mengatakan, Pemkab Halbar telah mengusulkan tiga desa di Halbar termasuk Desa Saria di Kecamatan Jailolo untuk ditetapkan menjadi Kampung Nelayan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP RI).
“Tahun depan jika Desa Saria lolos menjadi Kampung Nelayan, maka fasilitas seperti talud penahanan ombak dan fasilitas lainnya bakal dibangun oleh Pemerintah Pusat (Pempus) lewat program KKP RI,” kata James Uang.(pte/red).











