Beritadetik.id – Sejumlah warga Desa Tioua, Kecamatan Tobelo Selatan, Kabupaten Halmahera Utara (Halut), menyoroti dugaan penyelewengan bantuan oleh pemerintah desa setempat.
Warga menilai pengelolaan bantuan sapi dari pemerintah pusat selama ini tidak transparan. Bantuan berupa ternak sapi yang seharusnya disalurkan kepada masyarakat diduga tidak pernah diterima warga, bahkan dikabarkan digunakan sendiri oleh oknum aparat desa yang tidak lain adalah Kepala Desa Tioua sendiri.
Selain itu, warga juga menyoroti penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang diduga terjadi pemotongan tanpa penjelasan yang jelas.
Tak hanya soal bantuan, warga juga mempersoalkan pelunasan lahan milik warga yang hingga kini belum dibayarkan. Lahan tersebut nantinya digunakan sebagai lapangan sepak bola di desa.
“Kami minta pihak berwenang, Polres Halut, segera memanggil dan memeriksa Kepala Desa Tioua beserta perangkatnya. Masalah ini sudah lama dan tidak ada penyelesaian,” kata salah seorang warga yang enggan menyebutkan nama, Rabu (2/7/2025).
Dirinya mengingatkan kembali soal pernyataan Presiden Prabowo Subianto dalam berbagai kesempatan menegaskan pentingnya pengelolaan dana desa yang transparan dan tepat sasaran.
Pemerintah pusat, kata dia, tidak akan mentolerir atas penyalahgunaan anggaran maupun bantuan yang seharusnya meningkatkan kesejahteraan warga desa.
Untuk itu, warga berharap ketegasan ini juga diwujudkan di daerah, dengan penegak hukum serius mengusut dugaan penyelewengan di tingkat desa seperti yang terjadi di Desa Tioua agar persoalan ini tidak berlarut-larut dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Tioua belum berhasil dikonfirmasi terkait tudingan warga tersebut.(mik/red).











