Beritadetik.id – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Halmahera Utara menggelar rapat persiapan launching Desa Wisata di Ruang Meeting Sekda pada Selasa, 27 Mei 2025.
Rapat ini menandai langkah serius pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi pariwisata guna mendongkrak perekonomian masyarakat.
Agenda pnting ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata, Atbernimus Pasimanyeku, didampingi Kabid Pemberdayaan Masyarakat Desa, Abdul Muis.
Sebanyak 10 kepala desa yang memiliki potensi wisata, beserta para pengelola wisata di desanya masing-masing, turut hadir dalam kesempatan ini.
Desa-desa wisata yang akan diluncurkan meliputi Desa Pitu, Lina Ino, Tagalaya, Kakara, Kumo, Popilo, Mamuya, Luari, Duma, dan Desa Talaga Paca.
Tujuan utama rapat ini adalah menyinergikan berbagai pihak dalam pengembangan pariwisata di Halmahera Utara, khususnya terkait dengan launching Desa Wisata.
Peluncuran ini direncanakan berbarengan dengan momen istimewa Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Halmahera Utara yang ke-22, diharapkan dapat menjadi kado manis bagi masyarakat.
Albernimus Pasimanyeku dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara Dinas Pariwisata dan para kepala desa pemilik potensi wisata.
“Sinergi, kolaborasi, dan koordinasi yang baik akan membuat Halmahera Utara menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Maluku Utara dan Indonesia,” tegas Albernimus.
Ia juga berkomitmen penuh untuk mempromosikan seluruh potensi wisata yang ada, demi terciptanya icon wisata kebanggaan Kabupaten Halmahera Utara.
Antusiasme juga ditunjukkan oleh para kepala desa yang hadir. Budiman Djoma, Kepala Desa Mamuya, menyatakan kesiapan desanya untuk bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dalam peluncuran Desa Wisata ini.
Budiman berharap, kolaborasi ini mampu memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat lokal, terutama dalam meningkatkan perekonomian melalui sektor pariwisata.
“Rapat koordinasi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi antara Dinas Pariwisata dengan desa wisata, serta bersama-sama menciptakan sumber daya manusia yang kompeten dalam pengelolaan pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Halmahera Utara,” pungkas Budiman.(mik/red)











