Pria di Halbar Ditemukan Meninggal Dunia, Begini Kronologinya

Beritadetik.id – Seorang pria asal Desa Akediri, Kecamatan Jailolo, Halmahera Barat, Maluku Utara bernama Sukur Lawata (56 tahun) ditemukan meninggal dunia. Sukur ditemukan meninggal ditempat pengasapan daging buah kelapa (Kopra) yang dilahap api di Desa Tedeng. Insiden itu terjadi pada Jum’at (27/6/2025) sekitar pukul 02.20 WIT. Akibatnya, korban mengalami luka bakar di sekujur tubuh.

Kapolsek Jailolo, Iptu La Tita ketika dikonfirmasi Beritadetik.id membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.

Tita mengungkapkan bahwa, korban sebelumnya berulangkali menghubungi anak kandungnya sendiri bernama Silfana Lawalata (28 tahun) sekitar pukul 23.00 WIT. Namun, Silfana tidak menjawab lantaran sudah tertidur.

Bacaan Lainnya

Kemudian kata Tita, sekitar pukul 2.20 WIT, Silfana menelpon balik korban. Dalam percakapan via telepon, sambung Tita, korban berkata “Tolong jaga anak-anak, Papa mau babuang di api”.

“Setelah mendengar itu, Silfana mendengar suara teriakan minta tolong sampai sambungan telepon terputus. Kemudian Silfana meminta suaminya untuk menuju ke tempat kejadian perkara (TKP). Setibanya di TKP, suami Silfana mendapati korban sudah tak tertolong,” unkap La Tita.

Sementara keterangan dari saksi dari masyarakat Desa Tedeng atas nama Glen (23 tahun), Tita mengatakan, bahwa saat itu Glen sedang berada di dalam rumah mendengar suara yang meminta pertolongan. Mendengar itu, Glen bergegas keluar dan mendapati satu rekannya bernama Junior sedang mengambil aur untuk memadamkan api akibat kopra milik korban terbakar.

Kemudian lanjut Tita, Glen berlari menuju ke TKP untuk membantu memadamkan api tersebut. “Pada Saat Saksi dan kedua temanya sedang berusaha memadamkan api, saksi melihat terdapat tangan manusia dari dalam nyala api. Kemudian Glen berlari dan meminta tolong kepada masyarakat yang lain untuk bantu memadamkan api,” jelas Perwira dua balak itu,

Mendapatkan laporan itu, Polisi langsung bergegas melakukan olah TKP. Saat melakukan olah TKP, polisi menemukan satu kantong miras (Minuman Keras) jenis cap tikus. “Korban diduga nekat melakukan bunuh diri karena masalah pribadi,” tandasnya.(pte/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *