Samurai Malut Buka Kedok Pemkot Ternate, Aksi Berlangsung Ricuh

  • Whatsapp
Aksi Samurai Maluku Utara berakhir bentrok di Kantor Walikota Ternate, Kamis (10/11/2021).

Video Bentrok Aktifis Samurai dengan Gabungan Satpol-PP dan Aparat Polisi : 

Ternate, beritadetik.id — Bawa 16 maklumat rakyat, gerakan Solidaritas Aksi Mahasiswa Untuk Rakyat Indonesia (Samurai) Maluku Utara (Malut) berakhir bentrok di Kantor Walikota Ternate, Rabu, (10/11/2021).

Bacaan Lainnya

Aksi dengan menyuarakan sejumlah aspirasi warga diantaranya masalah Bahan Bakar Minyak (BBM) itu awalnya berjalan aman, namun tiba-tiba terjadi saling serang antara Massa aksi dengan gabungan Satpol-PP dan Polisi di depan kantor Walikota Ternate.

Pantauan beritadetik.id, aksi unjuk rasa yang di gelar oleh aktifis SAMURAI di depan kantor walikota dengan issue sentral “Ada Mafia BBM, Pemkot Ternate Tutup Mata”

Koordinator aksi Wayatim menegaskan, bahwa soal masalah BBM yang sering mengalami kenaikan ikut ikut berdampak pada aktifitas Nelayan, Petani, Buruh dan juga pendapatan ekonomi sopir angkot.

Presidium Samurai Malut, Rian Momole menyampaikan aksi yang digelar dalam rangka menyuarakan sejumlah tuntutan rakyat yang selama ini Pemkot Ternate abai dan terkesan tutup mata.

Orasi kritis terus berlanjut, hingga tepat pada Pukul 01:16 WIT terjadi lagi gesekan hingga baku pukul antara massa aksi dengan pihak Kepolisian dan Satpol PP yang dinilai pihaknya telah melakukan tindakan Premanisme pada massa aksi.

Baku pukul di kawasan Kantor Walikota itu bahkan sampai terjadi saling kejar-kejaran di Taman Lend Mark.

Akibat dari kericuhan tersebut, sejumlah massa aksi mengalami luka-luka. Tidak itu saja, dua orang Camerad Samurai, yakni Sultan Alfatih dan Bongso sempat diamankan di mobil polisi.

“Aksi ini digelar untuk memperingati Hari Pahlawan Nasional dengan issue soal Mafia BBM di Kota Ternate,”ucap Presidium Samurai.(awn/red).

TUNTUTAN :

1. Segera Rumuskan Regulasi tentang distribusi BBM.

2. Pemerintah Kota ternate segera melakukan Pengawasan bagi pedagang pengecer Minyak (BBM).

3. Pemerintah Kota Ternate secepatnya bicarakan soal Tarif angkutan penumpang.

4. Segera tangkap dan adili Mafia BBM.

5. Secepatnya selesaikan pembagunan tata ruang pasar.

6. Pemkot Segera atasi masalah air bersih dan sampah.

7. Pemkot segera tuntaskan pembagunan ruang tunggu terminal.

8. Pemkot segera hadirkan BBM jenis Prenium ( Bensin Kuning).

9. Hentikan Eksploitasi Hutan Halmahera.

10. Naikan harga Kopra, Pala dan Cengkih.

11. Segera bentuk tata niaga dan PERDA tentang Komoditas.

12. Hadirkan Home Industry khusus Komoditas.

13. Tuntaskan Ilegal Fishing di Kota Ternate.

14. Wujudkan pendidikan yang Demokratis dan Ilmiah

15. KPK segera tangkap dan adili koruptor di Malut.

16. Jika pemerintah Kota Ternate tidak indahkan tuntutan di atas, maka kami atas nama Solidaritas hadir dengan jumlah massa yang Lebih besar.**

Darmawan Jufri
Author

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *