Beritadetik.id – Kepala Desa Bere-Bere Kecil, Kecamatan Morotai Jaya, Pulau Morotai, Remon Mozes, akhirnya angkat bicara terkait isu miring yang menyeret namanya. Remon meminta aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas dugaan penjualan mobil dinas yang belakangan ini mencuat ke publik.
Langkah tegas ini diambil Remon guna mengungkap fakta yang sebenarnya sekaligus memulihkan nama baiknya yang tercemar akibat tudingan tersebut.
Remon secara resmi membantah narasi yang menyebutkan dirinya memerintahkan penjualan kendaraan tersebut. Ia menegaskan tidak mengetahui secara pasti siapa pihak yang melakukan transaksi penjualan mobil dimaksud.
“Saya tidak pernah menyuruh menjual mobil itu. Siapa yang menjual juga saya tidak tahu,” tegas Remon saat memberikan keterangan di Kantor Dinas Perhubungan, Senin (4/5/2026).
Dalam penjelasannya, Remon meluruskan status hukum kendaraan tersebut. Mobil berjenis pikap APV itu bukanlah aset Pemerintah Desa, melainkan bantuan dari kementerian yang disalurkan melalui Dinas Perhubungan untuk kepentingan kelompok tani.
Terkait pemberitaan sebelumnya yang menyebutkan Remon memerintahkan pamannya menjual mobil tersebut kepada pembeli besi tua seharga Rp500.000, Remon menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian.
Ia berharap proses hukum berjalan secara transparan dan objektif agar kegaduhan yang sempat viral melalui rekaman video di media sosial dapat segera menemui titik terang.
“Saya minta kasus ini diusut supaya jelas. Saya juga ingin memulihkan nama baik saya,” singkat Remon menutup pembicaraan. (*)











