Beritadetik.id – Semangat kepramukaan menyelimuti Pulau Morotai selama sepekan penuh. SMK Kesehatan Safa Atthiyah bekerja sama dengan Yonif TP 822/Satria Magawe sukses menyelenggarakan Lomba Pramuka Tingkat Penggalang bertajuk SMART CUP II.
Kegiatan yang berlangsung selama tujuh hari, mulai Senin (27/4) hingga Minggu (3/5/2026) ini, menjadi ajang pembuktian ketangkasan bagi para anggota pramuka muda.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Gugus Depan (Gudep) Svastha Harena SMK Kesehatan Safa Atthiyah ini bertujuan untuk menanamkan karakter tangguh, mandiri, disiplin, serta jiwa patriot yang berwawasan kebangsaan pada generasi muda. Tercatat sebanyak 168 peserta dari 7 Gugus Depan turut ambil bagian dalam kompetisi bergengsi ini.
Ketua Panitia, Sarwan Saban, menjelaskan bahwa SMART CUP II menghadirkan 11 mata lomba yang variatif untuk menguji kemampuan peserta secara komprehensif.
“Ada 11 mata lomba yang kami gelar, mulai dari administrasi, hasta karya, pengetahuan umum, scouting skills, kemampuan berbahasa Inggris, hingga masak rimba,” ujar Sarwan kepada awak media.
Kelancaran acara ini tidak lepas dari dukungan penuh Yonif TP 822/Satria Magawe. Pihak Yonif memfasilitasi penjemputan dan pengantaran peserta, serta menyiagakan 30 personel keamanan dan tim medis (dokter) untuk menjamin kenyamanan seluruh peserta selama kegiatan berlangsung.
Selain dukungan logistik, SMART CUP II tahun ini juga tampil modern dengan sentuhan teknologi. Ka.Mabigus SMK Kesehatan Safa Atthiyah, Yulianti Kurung, mengungkapkan bahwa pihaknya menerapkan sistem transparansi berbasis aplikasi.
“Kami menyiapkan aplikasi khusus perlombaan. Hasil setiap lomba ditampilkan secara real-time melalui aplikasi dan layar yang disiapkan panitia, sehingga peserta bisa melihat perolehan nilai secara langsung dan transparan,” jelas Yulianti.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyediakan Trophy Kejuaraan, piagam, hingga bonus berupa sepeda bagi peraih predikat Terbaik 1, 2, dan 3. Dalam acara penutupan, MTs Negeri 1 Pulau Morotai diumumkan sebagai Juara Umum, sekaligus berhasil mempertahankan gelar juara tersebut untuk kedua kalinya secara berturut-turut.
Dalam sambutan penutupnya, Ka.Mabigus berpesan agar para pemenang tidak bersikap jumawa dan bagi yang belum berhasil agar tidak berkecil hati.
“Teruslah berlatih dan tingkatkan kemampuan. Meski juara bukan segalanya, hasil terbaik harus tetap diusahakan. Ingat, kalah secara terhormat jauh lebih baik daripada menang dengan cara yang tidak baik,” pungkasnya. (*)











