Morotai Mulai Rehabilitasi Pasca Bencana, Kontrak Pekerjaan Penguat Pantai Ditandatangani

Beritadetik.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai hari ini secara resmi memulai tahapan penting dalam upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana.

Penandatanganan surat perjanjian atau kontrak pelaksanaan paket hibah untuk empat pekerjaan pembangunan penguat tebing/pantai telah dilaksanakan di aula lantai dua kantor Bupati pada Senin (23/6/2025).

Wakil Bupati Rio Cristian Pawane dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, wilayah pesisir Pulau Morotai telah mengalami dampak signifikan akibat abrasi dan cuaca ekstrem.

Bacaan Lainnya

“Ancaman ini tidak hanya membahayakan keselamatan masyarakat tetapi juga keberlanjutan aktivitas sosial ekonomi,” ungkapnya.

Empat proyek yang dikontrakkan hari ini merupakan bagian dari strategi pemulihan dan penguatan wilayah pesisir. Proyek-proyek ini berlokasi di Desa Cio Gerong dan Cio Maloleo (Kecamatan Morotai Selatan Barat), Desa Sangowo dan Sangowo Barat (Kecamatan Morotai Timur), serta Desa Mandiri dan Joubela (Kecamatan Morotai Selatan).

“Pekerjaan ini diharapkan tidak hanya melindungi pemukiman dan infrastruktur dari ancaman bencana, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di daerah ini,” jelas Rio.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Rio Cristian Pawane juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi hingga tahap penandatanganan kontrak ini dapat terlaksana. Kepada para penyedia jasa yang akan melaksanakan pekerjaan, ia menekankan pentingnya tanggung jawab, kepatuhan terhadap spesifikasi teknis, dan ketepatan waktu.

“Jagalah mutu dan kualitas pekerjaan agar hasilnya tidak hanya sekadar membangun, tetapi mampu bertahan dan memberi manfaat dalam jangka panjang,” tegasnya.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk mengawal dan mengawasi pelaksanaan pekerjaan ini secara ketat. Rio percaya bahwa proses yang transparan, profesional, dan tepat sasaran akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan dunia usaha.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta mengawasi dan menjaga pelaksanaan proyek ini.

“Kolaborasi antara pemerintah, pelaksana, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan setiap pembangunan,” pungkasnya.(red)

 

Editor : M. Bahrul Kurung

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *