Dikonfirmasi terpisah, Ketua Pengprov Perserosi Malut, Jauhar Alim, membenarkan adanya pemberian dana hibah senilai Rp200 juta dari Pemprov Malut. Namun, pencairannya dilakukan secara bertahap.
“Dana hibah yang dijanjikan sebesar Rp200 juta. Untuk tahap pertama sudah dicairkan Rp100 juta, sedangkan tahap kedua belum dan rencananya akan diajukan pencairannya dalam satu-dua hari ini,” jelas Jauhar.
Jauhar merincikan, dana tahap pertama sebesar Rp100 juta telah dialokasikan untuk membiayai pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) serta sewa sekretariat organisasi. Sementara itu, pencairan tahap kedua rencananya akan digunakan untuk menyelesaikan kewajiban kegiatan pra-Porprov.

***






















































































