Manajemen NHM bertindak sebagai Incident Commander atau pemimpin komando insiden, sementara Command Center berfungsi sebagai pusat koordinasi informasi, pemantauan situasi, dan pengendalian operasi.
Pemantauan serta evaluasi perkembangan penanganan dilakukan setiap hari pada pukul 14.00 WIT untuk menentukan langkah lanjutan, termasuk peningkatan respons dan koordinasi dengan pihak eksternal apabila diperlukan.
Superintendent ERT NHM, Hendrick Lesa, menjelaskan bahwa efektivitas penanganan karhutla didukung oleh koordinasi lintas departemen melalui satu komando yang terstruktur dan terintegrasi.





















































































