Merespons perkembangan situasi tersebut, Wakil Direktur Operasi/KTT NHM, Rara Dodo Lawolo, mengambil langkah cepat dengan menetapkan status darurat dengan mengaktifkan Emergency Management Team (EMT) NHM.
Langkah krusial ini dilakukan untuk memastikan seluruh sumber daya pemadam kebakaran dan tim penyelamat internal perusahaan dapat dimobilisasi secara cepat dan terkoordinasi.
Prioritas utama penanganan adalah melindungi keselamatan pekerja, mengendalikan penyebaran api, serta mengamankan fasilitas operasional vital tambang.

Penanganan karhutla dikoordinasikan melalui struktur komando tanggap darurat yang terintegrasi.




















































































