“Untuk tahap pertama Rp 100 juta yang sudah dicairkan, penggunaannya untuk Musyawarah Provinsi (Musprov), dan juga sewa sekretariat,”terang Jauhar.
Ia menabahkan, terkait dana tahap kedua, rencana dipergunakan untuk membayar kegiatan sebelum Porprov seperti honor pemateri, dan juga kegiatan pelatihan wasit juri yang sudah dilakukan namun belum dibayar.
Ia mengatakan dana hibah ini diperuntukan juga untuk banyak kegiatan, seperti konsolidasi organisasi, bantuan-bantuan ke atlet. “Selain itu untuk musyawarah untuk kabupaten/kota namun itu belum jalan,”katanya.

Ditanya event Kejuaraan Nasional Piala Ibu Negara yang rencana berlangsung desember 2026 nanti, dirinya mengatakan terkait itu pihaknya akan rapat pengurus dulu karena butuh biaya besar ke Jakarta.
***






















































































