Pemkot Ternate Kejar Investasi Rp 90 Miliar, Proyek APJ Masuk Tahap Market Sounding

Beritadetik.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate terus mendorong percepatan proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPDBU) penyediaan Alat Penerangan Jalan (APJ).

Perkembangan proyek tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar di Auditorium Bappelitbangda Kota Ternate, Kamis (1/10/2026).

Rakor dipimpin Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, didampingi Wakil Wali Kota Nasri Abubakar. Turut hadir Budi Rinaldi dari Direktorat Pendapatan Daerah, Ditjen Bina Keuangan Daerah, Kepala Inspektorat Provinsi Maluku Utara, serta sejumlah unsur terkait proses KPDBU.

Bacaan Lainnya

Tauhid mengatakan, tahapan proyek saat ini terus bergerak. Setelah sebelumnya melalui market zoning dan pembahasan teknis, proyek kini diarahkan menuju tahapan market sounding.

“Kalau tadi itu hanya evaluasi progres. Tahapan tadi market zoning-nya sudah jalan. Kemudian itu rapat pertama,”ujar Tauhid, Kamis (1/10/2026).

Menurutnya, market sounding menjadi tahapan penting sebelum proyek masuk ke proses transaksi dan lelang. Selain itu Market sounding itu nanti arahnya ke transaksi.

Tauhid menyebut sejumlah perbaikan dokumen dan persyaratan teknis juga telah diselesaikan. Hal itu membuat proses KPDBU tersebut terus berjalan sesuai tahapan.

Selain itu, proyek berbasis syariah tersebut dipersiapkan untuk masuk dalam rangkaian Festival Ekonomi Syariah Internasional di Jakarta pada Oktober 2026.

“Semua rangkaian kegiatan-kegiatan Festival Syariah Internasional, KPBO itu datang nanti masuk karena dia basis syariah,”ujar Tauhid.

Ia menjelaskan, skema investasi melalui KPDBU memberikan ruang bagi pembangunan infrastruktur tanpa sepenuhnya bergantung pada kemampuan keuangan pemerintah daerah.

“Kalau itu orang yang bangun sesuatu yang begitu besar, itu kan butuh waktu lama dengan menunggu keuangan. Kalau ini kan tidak. Ini karena orang berinvestasi,” jelasnya.

Menurut Tauhid, risiko pembangunan juga berada pada pihak yang melakukan investasi. “Secara risiko kan orang yang berinvestasi,” katanya.

Untuk nilai investasi, Tauhid menyebut proyek tersebut berada di kisaran Rp90 miliar. Nilai itu mencakup keseluruhan pembangunan kompleks yang menjadi bagian dari proyek.

Dalam Rakor tersebut, turut dibahas sejumlah aspek teknis dan administrasi untuk memastikan tahapan KPDBU dapat berjalan sesuai ketentuan.

Pemkot Ternate berharap proses market sounding dapat membuka peluang investasi sekaligus mempercepat realisasi pembangunan APJ di Kota Ternate.(all/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *