Pendekatan interaktif ini membantu siswa memahami fungsi APAR serta langkah dasar penggunaannya secara lebih mudah dan praktis.
“Melalui kegiatan Rescuer Goes to School ini, kami berharap para siswa tidak hanya memahami cara menggunakan APAR, tetapi juga memiliki kesadaran akan pentingnya keselamatan dan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat. Pengetahuan dasar seperti ini
sangat penting agar mereka dapat mengambil langkah awal yang tepat ketika menghadapi potensi kebakaran, tentunya dengan tetap mengutamakan keselamatan diri,” ujar M. Faldi Limatahu, Personel Volunteer ERT NHM yang terpilih bergabung dalam tim IFRC turut mewakili NHM dalam kegiatan tersebut.
Dalam kegiatan Rescuer Goes to School, NHM melibatkan enam personel ERT NHM. Sementara itu, dalam rangkaian IFRC 2026, personel ERT NHM lainnya juga berpartisipasi dalam dua agenda berbeda, yakni Instructor & Manager Meeting yang diikuti Zakaria Barham serta Sertifikasi Kompetensi LSP-BNSP Tanggap Darurat Pertambangan dan Energi Indonesia yang diikuti Muhammad Ifan dan Asrul Abdul Fataha.





















































































