Kebijakan hilirisasi kelapa di Kabupaten Halmahera Utara juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem investasi yang menghubungkan petani, pelaku usaha, industri pengolahan, sistem logistik, dan pasar ekspor.
Pemerintah daerah memandang bahwa investasi tidak hanya diukur dari besarnya modal yang masuk, tetapi juga dari manfaat nyata yang dihasilkan bagi masyarakat, termasuk penciptaan kesempatan kerja, penguatan usaha lokal, peningkatan daya saing produk, serta tumbuhnya aktivitas ekonomi yang berkelanjutan.
Membangun Kolaborasi Pemerintah dan kemudahan berusaha bagi investor melalui partisipasi dalam NMIBF 2026, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara terus mendorong penguatan sinergi dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara, pemerintah kabupaten/kota, serta para pelaku usaha dan investor.





















































































