Ia menyebutkan, Bappelitbangda telah diarahkan untuk berkoordinasi dengan BPKD guna mempercepat penginputan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) yang telah difinalisasi.
Hasil penginputan tersebut selanjutnya menjadi dasar penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD), sebelum ditetapkan menjadi Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).
Rizal menjelaskan, pemantauan juga dilakukan terhadap komposisi belanja daerah, mulai dari belanja modal, barang dan jasa hingga belanja pegawai.

“Kurang lebih satu sampai dua hari ini sudah selesai. Sehingga postur anggarannya sudah tergambar pada Jumat. Setelah itu kami laporkan kepada Pak Wali Kota,” ujarnya.






















































































