“Bagi PLN, setiap penyalaan listrik bukan sekadar menghadirkan penerangan, tetapi juga menyalakan harapan dan membuka kesempatan bagi masyarakat untuk berkembang. Kami ingin anak-anak dapat belajar lebih nyaman, keluarga menjalankan aktivitas dengan lebih baik, dan masyarakat memiliki peluang meningkatkan perekonomiannya. Inilah makna kehadiran listrik yang terus kami perjuangkan hingga ke pelosok kepulauan,” ujar Dony.
Menurut Dony, tantangan geografis Maluku dan Maluku Utara menjadi motivasi bagi PLN untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat dalam mempercepat pemerataan akses energi yang berkeadilan.
Sementara itu, Manager PLN ULP Mako, Thalib Ali Angkotasan, menyampaikan bahwa penyalaan listrik di Dusun Wansar merupakan hasil kerja bersama dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Melalui program Lisdes dan BPBL, PLN berupaya menghadirkan akses listrik yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas rumah tangga maupun kegiatan produktif warga.






















































































